Sesuluh Idup

3 February 2009

SAMA TAPI BERBEDA

Filed under: Tutur — sesuluh @ 09:40
Tags: , ,

Posted by Darmayasa on 2004-06-15

Kitab-kitab suci menganjurkan agar kita mengikuti langkah-langkah orang-orang suci. Dalam mengikuti langkah-langkah orang-orang suci, ada dua hal yang patut diketahui, yaitu: 1. Anukaraëa dan 2. Anuçaraëa. Anukaraëa berarti meniru, dan Anuçaraëa berarti mengikuti. Kita tidak dianjurkan meniru langkah-langkah atau apa-apa yang dilakukan oleh orang-orang suci. Sebaliknya kita dianjurkan mengikuti langkah-langkah beliau. Anukaraëa atau meniru, berarti kita harus memiliki kesucian, kemampuan dan kesempatan yang persis sama dengan beliau. Kalau tidak, kita akan menjadi seorang Pemain Drama yang mengagumkan orang-orang biasa, tetapi menjadi cemohan orang-orang yang tahu “pantat” kita.

Anuçaraëa atau mengikuti, berarti kita tidak begitu dituntut untuk memiliki kesucian, kemampuan dan kesempatan yang persis sama dengan beliau. Semakin kita mengakui diri kita jauh lebih rendah dari beliau sejauh itu diri kita akan diangkat oleh beliau. Adalah berbahaya untuk terlalu akrab atau terlalu dekat dengan orang suci atau guru rohani kita. Sebab, kita akan cendrung melihat wujud luar dari badan, tingkah laku atau kegiatan yang beliau lakukan. Akhirnya kita akan melihat beliau sebagai orang biasa, sama dengan kita, atau malah dalam banyak hal kita akan menganggap diri kita berada jauh di atas beliau. Barangkali, seorang guru atau orang suci melakukan sesuatu yang sama dengan apa yang kita lakukan. Tetapi, mengertilah, bahwa beliau melakukan hal yang sama dengan apa yang kita lakukan adalah untuk memberikan contoh kepada kita, untuk menunjukkan kepada kita bahwa beliau pun ber-bhakti kepada Tuhan. Sebab kita dengan mata, kecerdasan dan pengalaman duniawi kita tidak akan mengerti apa yang sedang beliau lakukan, atau beliau itu sedang berada di tingkat mana. Apa dan bagaimana beliau, selain Tuhan dan utusan-utusan-Nya, hanya beliau dan orang yang setingkat atau mendekati tingkat beliaulah yang mampu mengertinya. Suatu ketika, penulis Çrérämacaritamänasa bernama Tulasidas bersama beberapa orang pengikutnya datang ke Vrindavan mengunjungi Suradas, seorang pengarang dan penyembah Çré Kåñëa. Tulasidas berkata memberi salam kepada Svämi Suradas, “Jaya Çré Räma…” Svämi Suradas berkata, “Selamat datang Tulasidas…, mari silakan masuk…” Para pengikut Tulasidas pada keheranan. Suradas adalah tuna netra, tidak bisa melihat. Bagaimana mungkin beliau bisa mengenali siapakah yang datang. Tidak mampu menahan rasa ingin tahunya, seorang diantaranya memberanikan dirinya bertanya, “Maaf Svämi Ji…, bagaimana Anda dapat mengenali bahwa yang datang ini adalah Tulasidas, sedangkan Anda adalah….” Suradas segera menjawab, “Tulasidas Ji mengatakan Jaya Çré Räm… Rasa yang menyentuh hati menusuk batin seperti yang terdapat di dalam suaranya itu, suara itu tidak mungkin suara orang lain…” Begitulah…, orang-orang biasa juga menyebut Jaya Çré Räm. Tetapi, getaran rasa yang terdapat didalam suara mereka tidak sama. Berapa pun banyaknya orang suci, dengan indria-indria rohaninya beliau merasakan rasa manis dan keindahan dari Nama Suci Tuhan. Begitu orang suci mengucapkan Nama Suci Tuhan, di saat itu terjadi proses luar biasa di dalam dirinya, yang tidak bisa dilihat atau dirasakan oleh orang lain, dan juga tidak bisa dilakukan oleh orang-orang biasa. Dengan demikian, meniru orang suci patut segera dihentikan, kalau kita menginginkan berkah untuk diri kita. Astu.

HDNET

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: